Ketua Umum Lumbung Informasi Masyarakat Akan Laporkan Debkolektor Columbus Yang Ancam Membunuh Dirinya

Kubu Raya ( Post Kota ) – Syafarahman Ketua Umum Lumbung Informasi Masyarakat akan laporkan Debkolektor Columbus yang melakukan pengancaman terhadap dirinya di Polsek Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya 15/06/2024

Syafarahman kepada awak media mengatakan bahwa kronologi kejadian bermula si Bayu yang mengaku Debkolektor dari kolombus menagih kerumah Pasangan Suami istri yaitu Reza dan Sri Novianti di Bujang Taro Desa Sungai Rengas.

Selanjutnya Syafarahman menuturkan saat di Debkolektor menagih di rumah Reza Debkolektor tersebut masuk tanpa salam, main Selonong saja, dan bergaya preman, dan istri dari Reza mengatakan bahwa dirinya adalah adik sepupu dari saya, dan memang benar adanya Sri ini adik sepupu saya, nah Debkolektor ini menyuruh si Reza untuk menelfon saya dan bilang bahwa ada Bayu disini, telpon sapar, telpon sapar bilang Bayu ada disini.

Lebih lanjut saya merasa tidak enak dengan ucapan tersebut terkesan menantang nantang saya, jadi saya telpon teman saya yang biasa berkomunikasi dengan si Bayu untuk menemui saya di Warkop Rawks di Jalan Pramuka dekat batas Kota.

Tidak lama Si Bayu ini datang, langsung saya tanya apa maksud dan tujuannya menyuruh Si Reza Menelpon saya dengan kalimat bahwa adia ada di rumah Reza, dan ditanya bagai mana surat tugas dan surat kuasa serta surat dari pengadilan sebagai legalitas dia untuk menagih, alih alih sibayu menunjukan malah nantang nantang dan ingin mengeluarkan ucapan kumatikan kau, kumatikan kau, kumatikan kau. Kau ingat ye dulu kita pernah berurusan dan sekarang kita berurusan lagi.

Sentak saya teringat bahwa beberapa waktu lalu sekira setahun lebih yang lalu ada keluarganya Akrab di panggil Mo mengancam akan membunuh saya, “ingat sapar aku ini mendura bisa bunuh kau, ya karna Bayu dan Mo ini berteman dan sesama suku Madura, padahal sudah damai dan saya maafkan akan ancaman tersebut. Namun aneh kali ini Si Bayu Ini lagi lagi mengancam dengan nada yang keras Kumatikan kau, kumatikan kau ingat itu

Saya saat mendengar ancaman tersebut sontak merasa tidak nyaman apa lagi ancaman tersebut di keluarkan di muka umum, pantang juga bagi saya yang berketurunan Bugis di ancam ingin di bunuh hanya pasrah dan diam. Sedikit perlawanan saya lakukan namun ketegangan tersebut dapat dilerai oleh banyak orang.

RZ/ABE Pers.


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *