Personel STTAL Ikuti Perayaan Hari Raya Siwaratri

TNI AL-STTAL Surabaya, Personel Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL) yang beragama Hindu yakni Direktur Sarjana, Kolonel Laut (KH) Dr. I. Made Jiwa Astika, M.MT.,  dan Pembina IV/a I Made Subakti, S.T., M.T. mengikuti serangkaian kegiatan Peringatan Hari Raya Siwaratri Tahun 2021 di Pura Jala Wira Dharma Surabaya, yang juga dihadiri Panglima Koarmada II Laksamana Muda TNI I.G.N. Sudihartawan serta Pejabat dan Prajurit TNI AL yang beragama Hindu di Wilayah Surabaya, tentunya dengan khidmat dan tetap melaksanakan protokol kesehatan Covid-19. Rabu (13/01/2021).

Kapolresta Pontianak Kota Kunker dan Silaturahmi ke Jajaran Forkopimda

Serangkaian acara diawali dengan Puja Astawa oleh Jero Mangku Nengah Labi dan Puja Trisandya yang dilanjutkan Kramaning sembah, Japa Mala “OM NAMAH SIWAYA”, Nunas Tirta Amerta dan Bija serta Parama Santhi.

Dukung UMKM, Persit KCK Daerah XII/Tpr Selenggarakan Webinar Pelatihan Anyaman Pembuatan Tas Berbahan Dasar Rotan

Siwaratri merupakan hari Suci Hindu yang di rayakan setiap satu tahun sekali, perayaannya dilaksanakan pada hari panglong ping pat belas, sehari sebelum tilem sasih kepitu atau yang disebut Catur Dasi Kresna Paksa Magha Masa. Sehari menjelang bulan tilem (bulan mati). Dalam perhitungan tahun masehi sekitar bulan mati pada bulan Januari atau Februari tiap tahun. Pada tahun ini jatuh pada hari Selasa 12 Januari 2021.

SATGAS KEMANUSIAN MUSIBAH JATUHNYA PESAWAT SRIWIJAYA AIR SJ 182 LANTAMAL XII PONTIANAK SIAGA 24 JAM

Hari Suci Siwaratri berarti Malam Hyang Siwa yaitu pemujaan ditujukan kehadapan Sang Hyang Siwa dan pelaksanaannya pada malam hari yg paling gelap dalam kurun waktu selama setahun. Pada saat ini beryogalah Hyang Siwa Mahadewa memberikan pengampunan kepada setiap umatnya yang sujud bakti melaksanakan Dharmanya di bumi ini.

Pelaksanaan Tapa Brata Siwaratri, yakni pada Penglong keempat belas sasih kepitu atau Catur Dasi Kresna Paksa Magha Masa: Jam 06.00 pagi melaksanakan pemujaan pagi hari. Setelah pemujaan pagi dilanjutkan dengan Mono Brata (tidak boleh bicara ) hingga jam 18.00, Upawasa (tidak boleh makan, tidak boleh minum, menjaga hawa nafsu) hingga jam 06.00 esok harinya. Jagra (tidak tidur/ sll eling atau sadar akan diri) hingga jam 18.00 esok harinya. Pemujaan Madyandina Sawana dan Sandya Sawana dilakukan masing-masing dengan cara mengucapkan mantra puja dalam hati.

Pada saat tilem sasih kapitu esok harinya pelaksanaan sebagai berikut: Pemujaan pagi hari jam 06.00 sekaligus saat selesai upawasa, sedangkan Jagra masih dilanjutkan hingga jam 16.00/18.00 dan Pemujaan sore hari sekaligus persembahyangan Tilem sasih Kapitu, Menutup rangkaian kegiatan puja Brata Siwa Ratri./

Penerangan STTAL.


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *