Kandidat Presma IAIN Pontianak Soroti Dugaan Intimidasi dan Penyebaran Nomor Pribadi

PONTIANAK, Postkota Pontianak – Kontestasi Pemilihan Presiden Mahasiswa (Presma) IAIN Pontianak kembali menjadi sorotan setelah salah satu kandidat mengaku merasa terancam akibat dugaan penyebaran nomor telepon pribadinya di media sosial.

Kandidat tersebut menilai tindakan itu bukan lagi sekadar kritik politik kampus, melainkan sudah mengarah pada bentuk intimidasi dan upaya menyerang pribadi. Ia mengaku mulai menerima berbagai pesan bernada negatif dari nomor yang tidak dikenal sejak data pribadinya tersebar luas.

Menurutnya, kondisi tersebut menimbulkan rasa tidak nyaman dan tekanan psikologis di tengah proses demokrasi mahasiswa yang seharusnya berjalan sehat dan bermartabat.

“Perbedaan pilihan itu hal biasa dalam demokrasi kampus. Tapi ketika data pribadi mulai disebarkan dan muncul narasi yang menjatuhkan, tentu ada rasa takut dan ancaman yang dirasakan,” ungkapnya.

Ia juga menyayangkan munculnya dugaan fitnah serta black campaign.


Write a Reply or Comment