PEMUDA KALIMANTAN BARAT ANGKAT ISU KEUANGAN DAN PENDIDIKAN LEWAT WEST BORNEO YOUTH POTENTIAL SUMMIT 2026

Pontianak, Postkota Pontianak — Sejumlah pemuda di Kalimantan Barat menginisiasi West Borneo Youth Potential Summit (WBYPS) 2026, sebuah forum strategis kepemudaan yang mengangkat isu literasi keuangan dan pendidikan, baik di tingkat daerah maupun nasional.

Kegiatan ini berlangsung dalam rangkaian agenda sejak 24 Januari hingga 15 Februari 2026, dengan puncak acara Future Talks yang digelar pada 6–7 Februari 2026 di Aula Merapi, Politeknik Negeri Pontianak.

WBYPS 2026 merupakan inisiatif yang digagas oleh sekelompok pemuda, yang pada fase awal perancangannya mayoritas berasal dari Youth Ranger Indonesia dan BEM Politeknik Negeri Pontianak. Seiring perkembangannya, kegiatan ini kemudian melibatkan kolaborasi lintas organisasi dan kampus, termasuk bersama BEM Universitas Tanjungpura, sebagai bentuk sinergi pemuda dalam menjawab tantangan masa depan.

Salah satu agenda utama WBYPS 2026 adalah Kompetisi Pintar, yang terdiri dari cabang Debat Emas dan Edupitch. Babak penyisihan kompetisi ini dilaksanakan pada 31 Januari hingga 1 Februari 2026 di Universitas Tanjungpura. Sementara itu, babak final sekaligus Awarding Night diselenggarakan bersamaan dengan kegiatan Future Talks di Politeknik Negeri Pontianak.

Kompetisi Pintar secara khusus mengangkat isu strategis terkait keuangan dan pendidikan, baik dalam konteks Kalimantan Barat maupun nasional. Melalui kompetisi ini, para peserta yang berasal dari pelajar, mahasiswa, hingga peserta umum didorong untuk mengkritisi persoalan aktual sekaligus menawarkan gagasan solutif yang relevan dengan kondisi masyarakat.

Kegiatan Future Talks yang menjadi puncak rangkaian WBYPS 2026 menghadirkan diskusi dan talkshow bersama lima pemateri dari berbagai latar belakang. Hadir secara langsung sebagai pembicara antara lain Bapak Ikhwan Ruslianto, S.Kom., M.Cs selaku CPO Luar Kampus sekaligus Kepala UPA Pengembangan Karir dan Kewirausahaan Universitas Tanjungpura, Syekh Arpi Ageng selaku Founder dari Luar Kampus, serta Bapak Ajie Kurniawan, S.Kep., Ns., M.M.RS, Tenaga Ahli Menteri UMKM RI yang mewakili Bapak Maman Abdurrahman, S.T, Menteri UMKM Republik Indonesia.

Sementara itu, apt. Rinaldi Nur Ibrahim selaku Founder sekaligus CEO dari Youth Ranger Indonesia dan apt. David Wijaya selaku Founder dari Youth Ranger Indonesia turut memberikan kata sambutan secara daring.

Tidak hanya berfokus pada diskusi intelektual, Future Talks juga menjadi ruang ekspresi kreativitas pemuda Kalimantan Barat. Acara ini dimeriahkan oleh penampilan dari berbagai komunitas, di antaranya UKM Modelling dan Photography, UKM Japanese Club Polnep, Ikatan Mahasiswa Seni Universitas Tanjungpura, serta Sanggar Tari Cendrata Kalbar.

Selain itu, WBYPS 2026 turut memberikan ruang bagi pelaku UMKM lokal Pontianak dengan menghadirkan sejumlah stan usaha yang berjualan selama kegiatan berlangsung. Kehadiran platform Luar Kampus, sebagai platform beasiswa terbesar di Indonesia, juga menjadi bagian dari upaya membuka akses informasi dan peluang pendidikan bagi generasi muda.

Sebagai bentuk keberlanjutan dan komitmen terhadap dampak nyata, para pemenang Kompetisi Pintar WBYPS 2026 tidak hanya menerima penghargaan, tetapi juga akan mendapatkan bimbingan lanjutan melalui program Volunteering Journey yang dijadwalkan pada 14–15 Februari 2026. Dalam kegiatan ini, para pemenang akan diterjunkan langsung ke masyarakat untuk mengimplementasikan serta mengaudiensikan gagasan mereka terkait isu keuangan dan pendidikan, baik di tingkat Kalimantan Barat maupun nasional.

Panitia WBYPS 2026 menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini, khususnya Toko Kami Indonesia sebagai sponsor utama, Bos Kaos Pontianak sebagai sponsor, serta para media partner: Main di Ponti, Pontianak Informasi, Hi Pontianak, TKP Pontianak, Pontianak Info Disway, Gosip Pontianak, Arutala Academy, dan Luminds.

Melalui WBYPS 2026, para pemuda Kalimantan Barat berharap dapat menghadirkan ruang kolaboratif yang tidak hanya melahirkan gagasan, tetapi juga mendorong aksi nyata demi peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa depan.

 

Tim


Write a Reply or Comment