
MEMPAWAH, Postkota Pontianak – Operasional gerai ritel modern Indomaret di Jalan GM Taufik, Mempawah, kini memicu polemik panas di tengah masyarakat. Keberadaan unit usaha ini dituding mengabaikan ketertiban umum karena sama sekali tidak menyediakan lahan parkir bagi konsumen, sehingga memaksa kendaraan pengunjung memakan badan jalan utama.
Kondisi ini memunculkan dugaan kuat adanya pelanggaran aturan tata ruang dan ketidaktegasan dalam pengawasan izin bangunan usaha di wilayah Kabupaten Mempawah.
Masyarakat mempertanyakan landasan hukum dikeluarkannya izin operasional bagi Indomaret GM Taufik. Berdasarkan regulasi teknis bangunan gedung, ketersediaan kantong parkir merupakan syarat mutlak yang harus dipenuhi sebelum izin diterbitkan.
“Bagaimana mungkin izin bisa lolos sementara akses parkir kendaraan nol besar? Akibatnya, badan jalan dikangkangi parkir motor dan mobil pembeli. Ini jelas mengganggu hak pengguna jalan lain,” ujar salah seorang warga dengan nada geram.
Pantauan di lokasi menunjukkan penyempitan akses jalan yang signifikan akibat deretan kendaraan yang terparkir di bahu jalan depan gerai tersebut. Pada jam sibuk, kondisi ini kerap memicu kemacetan dan meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.
Keberadaan ritel tanpa fasilitas penunjang ini dinilai sebagai bentuk pengabaian terhadap Peraturan Daerah (Perda) mengenai tata ruang dan ketertiban umum. Publik kini mendesak instansi terkait, seperti Dinas Penanaman Modal dan Dinas Perhubungan, untuk segera melakukan audit lapangan.
Masyarakat meminta Pemerintah Kabupaten Mempawah tidak “tutup mata” terhadap praktik bisnis yang merugikan kepentingan publik. Desakan muncul agar dilakukan peninjauan ulang terhadap dokumen perizinan gerai tersebut. Jika terbukti cacat prosedur atau melanggar zonasi tata ruang, warga meminta adanya sanksi tegas hingga penutupan operasional sementara sampai fasilitas parkir disediakan.
Hingga berita ini dinaikkan, pihak manajemen ritel maupun dinas terkait di Mempawah belum memberikan jawaban atas carut-marutnya penataan parkir di lokasi tersebut. (Tim/Red)











