[POST KOTA] Mempawah – Kabar gembira datang bagi masyarakat Dusun Parit Kurus, Desa Bakau Besar Darat, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah. Jembatan yang telah puluhan tahun menjadi akses utama warga dan kondisinya semakin memprihatinkan akhirnya akan segera direhabilitasi secara total menjadi jembatan komposit yang lebih kokoh, aman, dan nyaman digunakan. Kamis, (4/6/2026)
Program pembangunan ini digagas oleh Presiden Republik Indonesia, Jenderal TNI (HOR) (Purn.) H. Prabowo Subianto Djojohadikusumo guna mempermudah akses masyarakat dan anak-anak pergi sekolah.
Jembatan yang berlokasi di Dusun Simpang Empat RT 11 RW 06 tersebut memiliki panjang 15 meter dan lebar 2 meter. Keberadaannya sangat vital karena menjadi akses penghubung masyarakat Dusun simpang empat menuju Dusun Parit Kurus guna menunjang berbagai fasilitas umum, seperti Kantor Desa, Postu, Poskesdes, serta sekolah. Selain digunakan pejalan kaki, jembatan ini juga menjadi jalur utama kendaraan roda dua yang digunakan warga untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.
Pembangunan jembatan komposit ini diperkirakan akan memberikan manfaat langsung kepada sekitar 250 Kepala Keluarga (KK) yang selama ini bergantung pada akses tersebut.
Dandim 1201/Mempawah, Letkol Czi Ali Isnaini, S.E., M.Han., mengatakan bahwa pembangunan infrastruktur ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat akan akses yang aman dan layak.
“Jembatan ini memiliki fungsi yang sangat penting bagi kehidupan masyarakat. Dengan dibangunnya jembatan komposit yang lebih kuat dan tahan lama, diharapkan mobilitas warga menjadi lebih lancar sehingga dapat mendukung aktivitas pendidikan, kesehatan, pelayanan pemerintahan, dan perekonomian masyarakat,” ujarnya.
Proses pembangunan dilaksanakan dengan semangat gotong royong oleh personel Kodim 1201/Mempawah bersama masyarakat setempat. Kebersamaan tersebut menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dan rakyat dalam membangun infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat.
Selama bertahun-tahun, warga berharap adanya perbaikan terhadap jembatan tersebut. Kondisi jembatan yang semakin tua dan mengalami kerusakan membuat masyarakat harus ekstra hati-hati saat melintas, terutama anak-anak sekolah dan warga yang hendak menuju fasilitas kesehatan.
Salah seorang warga Bakau Besar Darat, Pak Andre (32) mengungkapkan rasa syukurnya atas pembangunan yang akan segera dilaksanakan.
“Kami sangat bersyukur karena jembatan ini akhirnya mendapat perhatian untuk direhabilitasi. Selama ini jembatan menjadi akses utama kami menuju kantor desa, sekolah, dan fasilitas kesehatan. Semoga pembangunan berjalan lancar dan segera dapat digunakan,” ungkapnya.
Melalui pembangunan jembatan komposit sepanjang 15 meter ini, diharapkan akses masyarakat semakin baik, aman, dan nyaman. Selain meningkatkan konektivitas antarwilayah, pembangunan tersebut juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat Desa Bakau Besar Darat. Kehadiran TNI bersama masyarakat dalam proses pembangunan menjadi wujud nyata semangat gotong royong dalam membangun negeri dari desa.











