[POST KOTA] MEMPAWAH – Pengabdian seorang prajurit kepada bangsa dan negara mungkin memiliki batas waktu, tetapi nilai perjuangan, loyalitas, dan keteladanan yang ditinggalkan akan selalu hidup dalam kenangan. Suasana haru menyelimuti prosesi pemakaman militer almarhum Sertu Arifudin, anggota Kodim 1201/Mempawah yang bertugas sebagai Babinsa Koramil 1201-05/Toho, Selasa (3/11/2026).

Almarhum mengembuskan napas terakhir karena sakit setelah mengabdikan diri selama lebih dari tiga dekade sebagai prajurit TNI Angkatan Darat. Jenazah almarhum dimakamkan secara militer di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Anjungan Dalam, Kecamatan Anjongan, Kabupaten Mempawah.

Prosesi penghormatan terakhir tersebut dihadiri langsung oleh Dandim 1201/Mempawah Letkol Czi Ali Isnaini, S.E., M.Han., bersama para Danramil jajaran, para Perwira Staf Kodim 1201/Mempawah, anggota Kodim 1201/Mempawah, personel Yonzipur 6/SD selaku penembak salvo.

Advertisement
ADVERTISEMENT (728x90)

Rangkaian kegiatan diawali dengan penyerahan jenazah dari pihak keluarga kepada Kodim 1201/Mempawah untuk dimakamkan secara militer. Selanjutnya, dilaksanakan salat jenazah di Masjid Besar Nurul Hidayah sebelum jenazah diberangkatkan menuju tempat peristirahatan terakhir.

Dengan penuh khidmat, prosesi pemakaman militer dilaksanakan melalui rangkaian pembacaan riwayat hidup, Apel Persada, penurunan jenazah ke liang lahat, penaburan bunga, penimbunan liang lahat, peletakan karangan bunga, hingga penghormatan terakhir kepada almarhum.

Di tengah prosesi tersebut, duka mendalam dirasakan keluarga yang ditinggalkan. Almarhum meninggalkan seorang istri, Ny. Dayati, serta tiga orang anak yang kini harus merelakan kepergian sosok suami sekaligus ayah dalam keluarga.

Advertisement
ADVERTISEMENT (728x90)

Bagi keluarga besar Kodim 1201/Mempawah, kepergian Sertu Arifudin juga merupakan kehilangan salah satu rekan seperjuangan. Kebersamaan, dedikasi, dan pengabdiannya selama berdinas menjadi bagian dari perjalanan panjang pengabdian satuan.

Selama berdinas, almarhum telah mengabdikan diri kepada TNI AD sejak 25 September 1995. Atas dedikasi dan kesetiaannya, almarhum telah menerima sejumlah tanda kehormatan, di antaranya Bintang Kartika Eka Paksi Nararya, Satyalencana Kesetiaan XVI Tahun, dan Satyalencana Kesetiaan XXVI Tahun.

Pemakaman secara militer ini merupakan bentuk penghargaan dan penghormatan institusi TNI AD atas jasa, pengabdian, serta loyalitas almarhum selama menjalankan tugas sebagai prajurit. Lebih dari sekadar prosesi kedinasan, kegiatan tersebut juga mencerminkan kuatnya ikatan kekeluargaan dan jiwa korsa di lingkungan TNI.

Kini, langkah pengabdian Sertu Arifudin telah sampai di penghujung perjalanan. Namun, kenangan tentang pengabdian dan ketulusannya akan tetap hidup, baik di hati keluarga maupun rekan-rekan seperjuangannya.

Selamat jalan, Sertu Arifudin. Pengabdianmu telah usai, tetapi jasa, dedikasi, dan kenangan tentangmu akan selalu abadi.

 

HR