Sorotan Kritis Warga: Lubang Ekstrem Ancam Keselamatan di Jembatan Peniti Segedong, Mempawah

[POST KOTA] MEMPAWAH – Kondisi Jembatan Peniti Segedong di Kabupaten Mempawah kembali memicu kekhawatiran publik dan desakan keras masyarakat setelah sebuah video yang diunggah pada Selasa, 4 November 2025 viral di media sosial. Rekaman tersebut memperlihatkan situasi darurat di jembatan, di mana kendaraan harus bergerak sangat pelan untuk menghindari kerusakan parah pada badan jembatan.

Kerusakan Parah Terekam Jelas

Video yang direkam oleh seorang sopir truk itu menunjukkan antrean panjang kendaraan, serta pengendara roda dua yang terpaksa melakukan manuver berisiko. Dalam video tersebut, terdengar peringatan sang perekam:

“Hati-hati melintas di Jembatan Peniti Segedong, Kab. Mempawah. Pelan-pelan jak.”

Ia juga menyoroti adanya lubang besar di tengah jembatan yang semakin memperburuk kemacetan dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.

“Alamaak… tak bergerak, men. Rencananya dia nak ngilangkan lubang ini, nih. Awe lubang ni memang lubang besar! Bahaya, Bang, lubang situ tu.”

Pernyataan itu menggambarkan kondisi lubang yang bukan sekadar retak kecil, melainkan kerusakan ekstrem yang menganga di jalur utama kendaraan.

Warga Desak Perbaikan Darurat

Melihat kondisi yang kian membahayakan, warga mendesak Pemerintah Kabupaten Mempawah dan Dinas Pekerjaan Umum untuk segera melakukan tindakan cepat berupa:

  1. Penambalan darurat pada lubang-lubang yang paling berbahaya.
  2. Penempatan rambu peringatan dan penerangan di area sekitar jembatan.
  3. Prioritas perbaikan permanen, mengingat jembatan menjadi akses vital bagi warga Segedong.

Pernah Jadi Sorotan Pemerintah

Permasalahan jembatan di kawasan Peniti bukan kali ini saja terjadi. Setelah insiden ambruknya jembatan penghubung Desa Peniti Besar dan Peniti Dalam II pada akhir 2024, pemerintah daerah telah menetapkan pembangunan ulang jembatan sebagai program prioritas.

Sejumlah langkah pemerintah yang telah berjalan di antaranya:

Pembangunan dua jembatan baru di Kecamatan Segedong melalui APBD TA 2025 dengan dukungan Pemprov Kalbar senilai Rp 1,1 miliar, termasuk jembatan Segedong–Serok.
Peninjauan langsung oleh Bupati Mempawah Erlina pada akhir Oktober 2025, memastikan pembangunan selesai tahun ini.

Namun, munculnya lubang besar yang viral saat ini menimbulkan pertanyaan masyarakat mengenai ketahanan dan kualitas infrastruktur jalan maupun jembatan di Segedong yang beberapa kali disorot mengalami kerusakan prematur.

Warga berharap Pemkab Mempawah segera bertindak melakukan penanganan darurat sebelum terjadi kecelakaan yang memakan korban jiwa, sambil menunggu perbaikan permanen yang telah direncanakan.

Penulis: Faisal


Write a Reply or Comment