SOROTI FENOMENA CHILD GROOMING, AKTIVIS MEMPAWAH AJAK MAHASISWA PERKUAT EDUKASI PERLINDUNGAN ANAK

MEMPAWAH, Postkota Pontianak – Aktivis perempuan asal Kabupaten Mempawah, Khoirunnisa, menyoroti fenomena child grooming yang berpotensi terjadi di tengah masyarakat dan dinilai sebagai ancaman serius bagi keselamatan serta perkembangan anak. Ia menegaskan pentingnya upaya pencegahan sejak dini agar kasus serupa tidak terjadi di Mempawah.

Menurut Khoirunnisa, child grooming merupakan bentuk kekerasan nonfisik yang sering luput dari perhatian karena berlangsung secara perlahan dan sistematis, baik melalui interaksi langsung maupun media digital. Fenomena ini kerap memanfaatkan kerentanan anak, minimnya literasi digital, serta lemahnya pengawasan lingkungan.

“Child grooming bukan sekadar persoalan individu, tetapi persoalan sosial yang memerlukan kesadaran kolektif. Pencegahan hanya bisa dilakukan jika masyarakat memahami pola, risiko, dan dampaknya terhadap anak,” ujarnya.

Ia menilai, kemajuan teknologi dan tingginya intensitas penggunaan media sosial di kalangan anak dan remaja turut meningkatkan risiko terjadinya praktik child grooming. Oleh karena itu, edukasi yang berkelanjutan dinilai menjadi langkah strategis untuk membangun sistem perlindungan anak yang lebih kuat.

Khoirunnisa mengajak seluruh mahasiswa serta pemuda-pemudi di Kabupaten Mempawah untuk mengambil peran aktif dalam menyebarkan edukasi terkait pencegahan child grooming. Menurutnya, mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan dalam menyuarakan isu-isu perlindungan anak melalui diskusi publik, kampanye kesadaran, maupun kegiatan edukatif di masyarakat.

“Mahasiswa dan pemuda harus menjadi garda terdepan dalam menyebarkan literasi perlindungan anak. Edukasi yang tepat dapat menjadi benteng awal agar anak-anak terhindar dari praktik yang membahayakan masa depan mereka,” tegasnya.

Ia juga mendorong adanya kolaborasi antara pemuda, lembaga pendidikan, keluarga, serta pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan yang aman dan ramah anak. Dengan langkah pencegahan yang terintegrasi, Khoirunnisa berharap Kabupaten Mempawah dapat terhindar dari praktik child grooming dan mampu menjamin tumbuh kembang anak secara sehat, aman, dan bermartabat.

Jurnalis: Hartono


Write a Reply or Comment