Cahaya di Laut, Menarik Ikan Teri: Tradisi Menangkap dengan Bagan di Pulau Lemukutan

 

Bagan untuk menangkap ikan teri yang dibuat tidak jauh dari Pulau. Dok PKP.
Bagan untuk menangkap ikan teri yang dibuat tidak jauh dari Pulau. Dok PKP.

Pulau Lemukutan di Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat.

Jauh dari keramaian kota, Pulau Lemukutan menyimpan pesona tersendiri. Tak hanya keindahan alamnya, pulau ini juga memiliki tradisi menangkap ikan teri yang unik menggunakan bagan.

Bagan adalah konstruksi kokoh terbuat dari bambu dan kayu yang didirikan tegak di atas laut. Para nelayan turun-temurun mewariskan keahlian membuat bagan ini. Saat malam hari, bagan menjadi terang benderang dengan lampu-lampu yang dinyalakan. Cahaya inilah yang menjadi daya tarik utama.

Terlihat Bagan-bagan nelayan untuk menangkap ikan disekitar pulau.dok PKP.
Terlihat Bagan-bagan nelayan untuk menangkap ikan disekitar pulau.dok PKP.

Fungsi cahaya lampu tersebut adalah untuk memancing ikan teri yang berenang di sekitar bagan. Terpesona oleh cahaya, ikan teri akan berkumpul di bawah bagan. Inilah saatnya para nelayan dengan sigap menarik jaring besar yang sudah disiapkan.

Menarik jaring bagan membutuhkan kerjasama dan keahlian. Para nelayan melakukannya dengan penuh harap, karena di dalam jaring tersebut terdapat ikan teri hasil tangkapan mereka.

Tradisi menangkap ikan teri dengan bagan ini tak hanya menjadi mata pencaharian para nelayan, tetapi juga menjadi daya tarik wisata. Wisatawan dapat merasakan pengalaman autentik menyaksikan kearifan lokal masyarakat Pulau Lemukutan dan sekitar Pulau yang lainnya menangkap ikan di malam hari.

Oleh Udien Subarie.


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *