KEPADA SANTRI-SANTRIKU
Oleh : Iwan Wientania

Wahai santri-santriku.
Tak peduli zaman menuju akhiran.
Tak perduli berapa waktu yang tersita untuk pelajaran.
Janganlah kalian menyerah dan berhenti berjuang.
Karena perjuangan adalah ibadah dan ibadah tak mengenal kalah.
Santri-santriku.
Di dunia ini ada beribu jalan yang dapat dilewati.
Baik yang menurun maupun mendaki.
Tapi jalan iman dan islam yang harus kalian tempuh sepenuh hati.
Santri-santriku.
Di dunia ini ada beribu rumah yang dapat disinggahi.
Dari yang sederhana sampai yang megah nan tinggi.
Namun begitu rumah Allah-lah yang harus selalu kalian datangi baik di waktu siang maupun malam dan subuh hari.
Santri-santriku.
Di dunia ini ada beragam penganan dan kuliner yang dapat kalian cicipi.
Dari yang produk dapur tradisional sampai bakery Holland atau spaghetti Itali.
Tapi kalian harus ingat hanya yang halal dan baik yang harus kalian cari.
Santri-santriku.
Di dunia ini ada banyak ideologi dan falsafah yang dijadikan jalan hidup dan kehidupan .
Tapi hanya Islam sajalah yang harus menjadi pegangan kalian sampai jiwa berpisah dari badan.
Santri-santriku.
Di dunia ini banyak ilmu yang bisa dipelajari untuk menjadi wasilah dalam pergaulan manusia.
Tapi ilmu tauhid, ubudiyah dan syariah yang paling utama kalian raih dan pertahankan untuk keselamatan dunia dan akhirat.
Santri-santriku.
Dunia yang kalian hadapi adalah dunia yang keras, penuh persaingan, sikut menyikut, tipu menipu dan kecurangan sebagaimana Rasulullah mengatakan pendusta dibenarkan yang benar disalahkan.
Maka jadilah kalian pengusung kebenaran dan penegak keadilan walaupun sendirian.
( Depok akhir Mei 2025 )











