DALAM SUNYI

by Iwan Wientania

Dalam sunyi,

tersimpan rindu di lubuk hati terdalam,

di antara kepingan impian yang terbenam,

di balik selimut lusuh,

di sepinya malam.

Namun jiwaku mengelana bersama unggas malam,

menembus cahaya bulan,

mendaki lereng bukit,

menuruni ngarai,

sembari meraih bunga di tepi danau

untuk suntingan imajinasi dalam puisi rinduku kepadamu, wahai Kekasih.

Dalam sunyi,

bersemayam cinta di lubuk hati terdalam,

di antara bungkahan harapan suci,

di balik selimut lusuh,

di penghujung malam menjelang subuh, menanti siang.

Namun jiwaku mengelana,

menembus cahaya mentari,

melewati gunung,

menyusuri hutan belukar bersama unggas pagi,

sembari meraih bunga di tepian sungai

untuk suntingan imajinasi dalam syair cintaku kepadamu, wahai Tuhan.

(Akhir September 2025)


Write a Reply or Comment