
[POST KOTA] PONTIANAK – Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat (Kajati Kalbar) Dr. Emilwan Ridwan memperkuat sinergi dan komunikasi dengan insan pers melalui kegiatan Coffee Morning bersama Persatuan Wartawan Mitra Kejati Kalbar, yang digelar di Kantor Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat, Kamis (3/9/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Asisten Intelijen, Asisten Tindak Pidana Khusus, serta Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Kalbar. Coffee Morning ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026.
Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan tersebut menjadi ruang komunikasi dan dialog antara jajaran Kejati Kalbar dengan wartawan yang selama ini menjadi mitra dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.
Kajati Kalbar Dr. Emilwan Ridwan mengatakan, hubungan antara Kejaksaan dan media tidak semata-mata berkaitan dengan hubungan kelembagaan, tetapi juga memiliki peran penting dalam membangun dan menjaga kepercayaan publik.
Menurutnya, Kejaksaan dan media memiliki ruang kerja serta tugas yang berbeda. Namun, keduanya memiliki kepentingan yang sama, yakni menyampaikan informasi yang benar, akurat, berimbang, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Karena itu, komunikasi dan keterbukaan antara Kejaksaan dan insan pers perlu terus dibangun agar setiap informasi yang disampaikan kepada publik berdasarkan fakta serta tidak menimbulkan kesalahpahaman.
“Silaturahmi dengan media bukan sekadar membangun hubungan kelembagaan, tetapi merupakan bagian penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap Kejaksaan,” ujar Emilwan.
Dalam kesempatan tersebut, Kajati Kalbar juga menegaskan komitmen jajarannya untuk mengimplementasikan 7 Perintah Harian Jaksa Agung Republik Indonesia dalam pelaksanaan tugas.
Tujuh perintah tersebut meliputi menjunjung tinggi nilai Ketuhanan, menjaga marwah dan kehormatan Kejaksaan, mendukung Asta Cita serta program prioritas Presiden, bekerja secara profesional dengan hati nurani dan menjunjung kebenaran serta keadilan, memperkuat sinergi dan kolaborasi, menjaga kesederhanaan dan keteladanan, serta responsif terhadap dinamika masyarakat dan perkembangan hukum.
“Ketujuh perintah ini bukan hanya untuk diingat, tetapi harus kita implementasikan dalam setiap pelaksanaan tugas. Bagaimana kita bekerja dengan integritas, profesional, menggunakan hati nurani, menjunjung keadilan, membangun sinergi, serta peka terhadap kebutuhan masyarakat,” tegasnya.
Emilwan menambahkan, implementasi 7 Perintah Harian Jaksa Agung harus diwujudkan melalui kerja nyata seluruh jajaran Kejati Kalbar. Dalam menjalankan tugas, seluruh insan Adhyaksa diminta senantiasa mengedepankan integritas, profesionalitas, keadilan, kepastian hukum, pelayanan publik, serta pendekatan yang humanis.
“Kita ingin ke depan Kejaksaan semakin dipercaya masyarakat. Untuk itu, mari kita bekerja dengan sebaik-baiknya, terbuka terhadap kritik dan masukan, serta terus melakukan evaluasi dan perbaikan,” katanya.
Catur dan Gaplek, Cairkan Suasana
Tidak hanya diisi dengan diskusi dan bertukar pandangan, Coffee Morning juga berlangsung semakin akrab ketika Kajati Kalbar menyempatkan diri bermain catur dan gaplek bersama perwakilan media.
Momen tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Lahir Kejaksaan sekaligus menjadi cara untuk membangun kedekatan dan kebersamaan antara jajaran Kejati Kalbar dengan insan pers.
Suasana yang cair diharapkan dapat memperkuat komunikasi sehingga hubungan antara Kejaksaan dan media tidak hanya terjalin secara formal, tetapi juga dilandasi rasa kebersamaan dan saling menghargai.
Melalui kegiatan Coffee Morning tersebut, Kejati Kalbar meneguhkan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan media, membangun komunikasi publik yang sehat, serta menghadirkan penegakan hukum yang berintegritas, adil, profesional, transparan, dan humanis.
Kejaksaan bekerja berdasarkan fakta dan hukum. Media menyampaikan informasi kepada masyarakat. Bersama-sama membangun kepercayaan publik.
Dari kebersamaan lahir sinergi. Dari sinergi tumbuh kepercayaan. Dan dari kepercayaan, hadir penegakan hukum yang berintegritas, adil, profesional, dan humanis











![[23/5 21.48] Susanto Mpw: Presiden Jokowi didampingi Menteri BUMN Erick Thohir saat meninjau pembangunan SGAR Mempawah di Bukit Batu beberapa waktu lalu. [23/5 21.54] Susanto Mpw: Foto: Biro Pers Setpres](https://postkotapontianak.com/wp/wp-content/uploads/2024/05/Screenshot_2024_0524_185356-e1716551536667.png)