
[POST KOTA] MEMPAWAH – Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Mempawah mendapat perhatian langsung dari Komandan Sesko TNI Marsekal Madya TNI Khairil Lubis. Didampingi Dandim 1201/Mempawah Letkol Czi Ali Isnaini, S.E., M.Han., bersama Forkopimda Kabupaten Mempawah, Dansesko TNI meninjau langsung pelaksanaan penyuluhan karhutla yang dilakukan para Perwira Siswa (Pasis) Sesko TNI di Kantor Camat Sadaniang, Kabupaten Mempawah, Rabu (2/9/2026).
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Sesko TNI di Kabupaten Mempawah dalam melihat secara langsung kiprah para Pasis yang telah diterjunkan ke sejumlah wilayah untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pencegahan dan penanggulangan karhutla.
Tidak sekadar berada di ruang kelas, para Pasis Sesko TNI turun langsung ke tengah masyarakat. Mereka memberikan pemahaman mengenai bahaya karhutla, dampak yang ditimbulkan, serta pentingnya peran masyarakat dalam mencegah terjadinya kebakaran sejak dini.
Kegiatan tersebut juga menjadi sarana bagi para Pasis untuk memahami secara langsung karakteristik wilayah, kondisi sosial masyarakat, serta berbagai persoalan yang dihadapi di lapangan. Hal ini sejalan dengan proses pendidikan strategis yang menuntut seorang perwira memiliki kemampuan melihat persoalan secara komprehensif sekaligus mampu merumuskan langkah penyelesaian yang tepat.
Dandim 1201/Mempawah Letkol Czi Ali Isnaini menyampaikan apresiasi atas kehadiran Sesko TNI di Kabupaten Mempawah. Menurutnya, sinergi tersebut menjadi kekuatan penting dalam menghadapi ancaman karhutla, khususnya melalui pendekatan pencegahan dan edukasi.
“Karhutla bukan hanya persoalan ketika api sudah muncul. Yang paling penting adalah bagaimana kita mencegahnya sejak awal. Karena itu, edukasi kepada masyarakat menjadi sangat penting,” ujar Dandim.
Ia menambahkan, keterlibatan para Pasis Sesko TNI memberikan energi positif bagi upaya pencegahan karhutla di wilayah Mempawah.
“Kami bersama Forkopimda tentunya mendukung penuh kegiatan para Pasis Sesko TNI. Harapannya, apa yang disampaikan dapat diterima dan dipahami masyarakat, sehingga kesadaran untuk menjaga lingkungan dan mencegah karhutla semakin meningkat,” katanya.
Sementara itu, kehadiran langsung Dansesko TNI Marsekal Madya TNI Khairil Lubis di tengah kegiatan menjadi bentuk perhatian terhadap pelaksanaan tugas para Pasis sekaligus melihat kondisi nyata di wilayah yang menjadi bagian dari kegiatan penyuluhan.
Melalui kegiatan tersebut, Sesko TNI tidak hanya menjalankan fungsi pendidikan dan pengembangan kemampuan para perwira, tetapi juga menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Kolaborasi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, Pasis Sesko TNI dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat langkah pencegahan karhutla di Kabupaten Mempawah.
Sebab, menjaga wilayah dari ancaman karhutla bukan hanya tugas satu pihak. Dibutuhkan kepedulian, kesadaran dan gerak bersama agar hutan, lahan, lingkungan serta masyarakat tetap aman dari ancaman kebakaran.











