TNI-Polri Bergerak Cepat Jinakkan Karhutla di Sekabuk, Api Berangsur Padam

[POST KOTA] Mempawah – Gerak cepat personel TNI dan Polri kembali ditunjukkan dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Mempawah. Pada Rabu (26/8/2026), personel Koramil 1201-05/Toho bersama personel Polri melaksanakan ground check, patroli, sekaligus penindakan terhadap titik panas (hotspot) yang terdeteksi berdasarkan data BMKG di Desa Sekabuk, Kecamatan Sadaniang, Kabupaten Mempawah.

Titik panas terdeteksi pada koordinat 109.049372 – 0.445089, dengan jarak sekitar 33 kilometer dari Koramil 1201-05/Toho. Untuk mencapai lokasi, personel gabungan harus menempuh perjalanan sekitar 45 menit dengan kondisi jalan yang sebagian beraspal dan sebagian lainnya berupa jalan tanah berbatu.

Setibanya di lokasi, personel TNI-Polri mendapati kebakaran melanda lahan semak belukar dengan luas sekitar 1,7 hektare. Pemilik lahan belum diketahui, sementara penyebab kebakaran masih dalam proses penelusuran. Lahan tersebut diduga berpotensi dimanfaatkan untuk kegiatan pertanian.

Sebanyak 9 personel gabungan, terdiri dari 4 personel TNI dan 5 personel Polri, diterjunkan untuk menangani kebakaran. Dengan menggunakan sepeda motor serta didukung satu unit kendaraan pemadam, personel bergerak menuju titik api dan segera melakukan upaya pemadaman.

Di tengah kondisi medan yang tidak mudah serta keterbatasan sumber air, personel TNI dan Polri tetap berjibaku mengendalikan kobaran api. Pemadaman dilakukan secara langsung sekaligus dengan melakukan penyekatan agar api tidak menjalar ke area lahan lainnya.

Berkat kerja sama dan kesigapan personel di lapangan, api berangsur-angsur berhasil dipadamkan. Meski demikian, beberapa bagian lahan masih mengeluarkan asap sehingga TNI-Polri terus melakukan pemantauan guna mengantisipasi munculnya kembali titik api.

Selain penanganan di lokasi, personel juga melakukan koordinasi dengan instansi terkait serta memberikan sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar.

Sinergitas TNI dan Polri di lapangan menjadi langkah penting dalam mempercepat penanganan karhutla. Kehadiran personel tidak hanya untuk memadamkan api, tetapi juga memastikan kebakaran tidak meluas dan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya mencegah karhutla sejak dini.

Pendim 1201/Mempawah


Write a Reply or Comment