Perkuat Kesiapsiagaan, Tim Penyuluh Mabes TNI Bekali Prajurit Penanganan Karhutla di Toho

[POST KOTA] Mempawah – Dalam rangka memperkuat kesiapsiagaan menghadapi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Tim Penyuluh Mabes TNI yang bertugas di wilayah Kabupaten Mempawah terus bergerak memberikan pengarahan kepada personel di lapangan. Kali ini, kegiatan dilaksanakan di wilayah Kecamatan Toho, Kabupaten Mempawah, dengan menyasar anggota Koramil dan personel BKO Yontp Karhutla.

Pengarahan dipimpin langsung oleh Ketua Tim Penyuluh Mabes TNI, Kolonel Laut (P) Jarot Wibisono, didampingi Kolonel Laut (T) R. Nurrachman Yusuf (Koarmada II), Kapten Joni Winarno, dan Kapten Cpl Dwi Surbakti.

Dalam kegiatan tersebut, tim memberikan penekanan kepada para prajurit terkait pentingnya kesiapsiagaan, deteksi dini, koordinasi serta kecepatan dalam merespons setiap potensi munculnya titik api. Prajurit juga didorong untuk memahami karakteristik wilayah dan membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat.

Ketua Tim Penyuluh Mabes TNI Kolonel Laut (P) Jarot Wibisono mengatakan, penanganan karhutla tidak boleh hanya dilakukan setelah api membesar, tetapi harus diawali dengan langkah pencegahan dan deteksi sedini mungkin.

«“Kita tidak boleh menunggu api membesar. Begitu ada indikasi titik api, segera lakukan langkah yang diperlukan dan laporkan secara berjenjang. Kecepatan dan ketepatan tindakan sangat penting agar api tidak meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar,” tegas Kolonel Jarot, Sabtu (29/8/2026).

Ia juga menekankan bahwa prajurit harus menjadi bagian dari upaya edukasi kepada masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kesadaran mengenai bahaya membuka lahan dengan cara membakar.

«“Prajurit harus hadir di tengah masyarakat. Jangan hanya bergerak ketika terjadi kebakaran, tetapi terus lakukan edukasi dan pencegahan. Karhutla adalah tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.»

Menurutnya, sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, masyarakat dan seluruh unsur terkait menjadi faktor penting dalam menekan potensi karhutla. Dengan komunikasi dan koordinasi yang baik, setiap potensi kebakaran diharapkan dapat ditangani sejak dini.

Kegiatan pengarahan di wilayah Toho ini merupakan bagian dari komitmen Tim Penyuluh Mabes TNI untuk terus memperkuat kesiapan personel sekaligus mendorong upaya pencegahan karhutla di berbagai wilayah Kabupaten Mempawah.

“Kita bekerja bukan hanya untuk memadamkan api, tetapi bagaimana api itu tidak sampai terjadi. Mari kita jaga wilayah Mempawah bersama-sama. Pencegahan jauh lebih baik daripada menangani dampak setelah kebakaran terjadi,” pungkasnya.


Write a Reply or Comment