
[POST KOTA] KALIMANTAN BARAT — Menyikapi peristiwa potong babi yang terjadi dalam aksi di DPRD Kalimantan Barat, Maman Suratman, Datok Panglima Astana, mengajak seluruh pihak untuk tetap tenang dan tidak memperkeruh suasana.
Menurut Maman, persoalan tersebut tidak perlu kembali diperpanjang, terlebih koordinator lapangan (Korlap) aksi telah menyampaikan permohonan maaf secara terbuka atas kejadian yang berlangsung.
“Dengan adanya permohonan maaf dari Korlap aksi, saya kira tidak perlu lagi persoalan ini diperpanjang. Mari kita ambil pelajaran dan ke depan lebih bijak dalam menyampaikan aspirasi,” ujar Maman.
Ia menilai, hal yang lebih penting saat ini adalah menjaga situasi di Kalimantan Barat tetap aman, sejuk, dan kondusif. Setiap perbedaan maupun penyampaian aspirasi, kata dia, hendaknya dilakukan dengan tetap memperhatikan ketertiban dan keharmonisan masyarakat.
“Mari bersama-sama kita jaga Kalimantan Barat tetap aman, damai dan kondusif. Perbedaan adalah hal biasa, tetapi persaudaraan dan ketenteraman daerah harus tetap kita utamakan,” pungkasnya.











