Di Sunyi Sepi
by Iwan Wientania
Ramadhan dan lebaran telah berlalu di depan pintuku
tak terdengar suara takbir dan tiada lagi suara riuh anak-anak menabuh beduk
sementara di luar hujan belum sepenuhnya reda
tak ada suara kendaraan
juga tak ada suara orang berjualan keliling
sunyi sepi di sekelilingku juga di hatiku
kala sendiri begini aku ingin mencintaimu lebih dari yang sudah-sudah
dengan rasa takut ditinggalkan
dan sangat berharap kasih sayangmu Ya Rabbi
( Depok, awal April 2025 )