
Mempawah, 8 November 2025 Postkota Pontianak — Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda dan Hari Pahlawan 2025, Persatuan Mahasiswa Mempawah (PRISMA) menggelar Mimbar Bebas di kawasan Waterfront Taman Mempawah. Kegiatan ini menjadi wadah ekspresi dan kritik konstruktif mahasiswa terhadap kinerja Pemerintah Daerah Kabupaten Mempawah.
Acara tersebut dihadiri puluhan mahasiswa dan pemuda dari berbagai kecamatan di Mempawah. Dalam aksi orasi yang berlangsung damai, para peserta menyuarakan sejumlah isu dan tuntutan penting yang dianggap mewakili keresahan masyarakat daerah.
Adapun enam poin tuntutan utama yang disampaikan PRISMA dalam mimbar bebas tersebut, yakni:
- Mendesak keterbukaan informasi publik serta pengembangan media digital Pemda dan OPD Mempawah.
- Meminta Pemerintah Daerah Mempawah memberikan solusi konkret terkait pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD).
- Mendorong pemerataan dan percepatan pembangunan infrastruktur di seluruh wilayah Mempawah.
- Menuntut transparansi audit terhadap seluruh pemerintahan desa se-Kabupaten Mempawah.
- Mendesak evaluasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik di setiap OPD Mempawah.
- Meminta penghapusan Tunjangan Tambahan Penghasilan (TPP) bagi Sekda dan Kepala Dinas se-Kabupaten Mempawah sebagai bentuk efisiensi anggaran.
Ketua PRISMA, Riko, dalam orasinya menegaskan bahwa gerakan ini bukan sekadar kritik, melainkan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap arah pembangunan daerah.
“Kami berdiri di sini bukan untuk menentang pemerintah, tapi untuk mengingatkan bahwa transparansi, pemerataan, dan keberpihakan pada rakyat kecil adalah roh dari pemerintahan yang berdaulat,” tegas Riko.
Sementara itu, Sekretaris PRISMA, Khoirul Abror, menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi refleksi semangat kepahlawanan di era modern.
“Semangat Sumpah Pemuda dan Hari Pahlawan harus diterjemahkan dalam keberanian bersuara untuk kebenaran. Mahasiswa hari ini harus menjadi penggerak moral dan sosial di daerahnya,” ujarnya.
Kegiatan mimbar bebas tersebut berlangsung kondusif dengan pengamanan dari aparat kepolisian setempat.
Penulis: Faisal











