
Mempawah, Postkota Pontianak – Amarah warga akhirnya memuncak. Puluhan massa yang tergabung dalam LPM bersama warga terdampak limbah PT. Unicoco menggelar aksi demonstrasi di Kantor Bupati Mempawah, menuntut kejelasan dan tanggung jawab atas dampak limbah yang selama ini meresahkan.
Aksi yang berlangsung panas itu diwarnai dengan berbagai tuntutan keras dari warga. Mereka menilai pihak perusahaan terkesan abai terhadap dampak lingkungan yang dirasakan langsung oleh masyarakat, mulai dari pencemaran hingga gangguan kesehatan.
Dalam orasinya, perwakilan warga menegaskan bahwa mereka tidak lagi ingin janji, melainkan tindakan nyata. Tekanan demi tekanan yang disuarakan massa akhirnya memaksa pihak terkait untuk membuka ruang dialog.
Setelah melalui pertemuan yang cukup alot antara perwakilan warga, LPM, pemerintah daerah, dan pihak perusahaan, akhirnya dicapai sebuah kesepakatan. Beberapa poin penting disepakati sebagai langkah awal penyelesaian persoalan limbah yang selama ini menjadi sumber konflik.
Meski demikian, warga menegaskan akan terus mengawal realisasi kesepakatan tersebut. Mereka tidak ingin kejadian serupa terulang dan berharap ada tindakan tegas serta transparansi dari semua pihak.
Aksi ini menjadi peringatan keras bahwa persoalan lingkungan bukan hal sepele, dan suara masyarakat tidak bisa lagi diabaikan.
Penulis: Faisal











