
[POST KOTA] Mempawah — Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Komandan Kodim 1201/Mempawah bersama Bupati Mempawah, Wakil Bupati, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melakukan pemantauan langsung harga dan ketersediaan bahan pokok dan barang penting (bapokting), Selasa (16/12/2025).
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB tersebut menyasar agen distribusi dan pasar rakyat di wilayah Kabupaten Mempawah. Langkah ini dilakukan sebagai upaya konkret pemerintah daerah bersama TNI dalam menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi daerah di momen Hari Besar Keagamaan Nasional.
Di sela pemantauan, rombongan berdialog dengan pedagang untuk mengetahui kondisi riil di lapangan, mulai dari pasokan barang, fluktuasi harga, hingga hambatan distribusi yang berpotensi memicu lonjakan harga jelang akhir tahun.
Komandan Kodim 1201/Mempawah Letkol Czi Ali Isnaini, S. E., M. Han., menegaskan, kehadiran TNI merupakan bentuk tanggung jawab moral dalam menjaga ketenangan masyarakat, tidak hanya dari sisi keamanan, tetapi juga stabilitas kebutuhan pokok.
“Stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok adalah bagian dari rasa aman masyarakat. TNI hadir mendampingi pemerintah daerah agar tidak ada kelangkaan maupun lonjakan harga yang merugikan rakyat, terutama menjelang Natal dan Tahun Baru,” tegas Dandim 1201/Mempawah.
Sementara itu, Bupati Mempawah menekankan bahwa pemantauan langsung menjadi langkah strategis untuk memastikan kebijakan pengendalian inflasi benar-benar menyentuh kondisi di lapangan.
“Kami ingin memastikan masyarakat Mempawah dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan tenang. Pemerintah daerah berkomitmen menjaga pasokan tetap tersedia dan harga tetap terkendali melalui pengawasan langsung dan koordinasi lintas sektor,” ujar Bupati Mempawah.
Hasil pemantauan menunjukkan bahwa secara umum ketersediaan bapokting di Kabupaten Mempawah masih dalam kondisi aman dan mencukupi, dengan harga relatif stabil. Pemerintah daerah bersama TNI dan OPD terkait akan terus melakukan pengawasan secara berkelanjutan hingga perayaan Natal dan Tahun Baru selesai.
Melalui sinergi ini, diharapkan stabilitas ekonomi daerah tetap terjaga dan kehadiran negara benar-benar dirasakan oleh masyarakat hingga tingkat bawah. (Paisal)











