HMI Mempawah Gelar Konfercab XV, Tegaskan Kepemimpinan Modern Berlandaskan Konstitusi

Mempawah, Postkota Pontianak — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Mempawah menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) ke-XV yang dirangkaikan dengan Musyawarah Kohati Cabang ke-XI, Sabtu (20/12/2025). Kegiatan ini mengusung tema “Transformasi Kepemimpinan HMI Menuju Organisasi Modern dan Berdaya Guna dalam Mewujudkan Insan Cita di Era Globalisasi.”

Konfercab dihadiri oleh kader HMI, jajaran pengurus cabang, serta alumni. Pada agenda pembukaan, Ketua Umum Majelis Daerah KAHMI Mempawah, Kanda Dr. Rudiansyah, M.Pd, yang juga menjabat sebagai Kepala Seksi di Kementerian Agama Kabupaten Mempawah, hadir memberikan sambutan sekaligus arahan strategis kepada seluruh peserta.

Dalam sambutannya, Kanda Dr. Rudiansyah menegaskan bahwa tema yang diangkat mencerminkan kebutuhan HMI untuk terus bertransformasi mengikuti perkembangan zaman, tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar perjuangan organisasi. Menurutnya, kepemimpinan HMI ke depan harus modern, berintegritas, serta mampu menjawab tantangan globalisasi.

Ia juga menekankan pentingnya menjalankan roda organisasi sesuai dengan konstitusi. Salah satu amanat konstitusi yang tidak boleh diabaikan adalah kewajiban menyelenggarakan Konferensi Cabang setiap satu periode sebagai forum tertinggi organisasi di tingkat cabang, termasuk dalam proses pemilihan Ketua Umum HMI Cabang Mempawah yang baru.

“Konfercab bukan sekadar agenda rutin, tetapi merupakan momentum evaluasi dan regenerasi kepemimpinan. Proses ini penting untuk menjaga keberlangsungan dan legitimasi organisasi,” tegasnya.

Konferensi Cabang ke-XV HMI Cabang Mempawah dijadwalkan berlangsung selama dua hari. Agenda utama meliputi penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus cabang, perumusan rekomendasi organisasi, serta pemilihan Ketua Umum HMI Cabang Mempawah untuk periode selanjutnya.

Melalui forum ini, diharapkan HMI Cabang Mempawah mampu melahirkan kepemimpinan baru yang visioner, progresif, serta konsisten menjunjung nilai keislaman dan keindonesiaan dalam mewujudkan Insan Cita.

Penulis: Faisal

 

 


Write a Reply or Comment