
[POST KOTA] Mempawah – Komunitas Kopi Pantun Mempawah menggelar kegiatan “Berpantun Ria” di Cafe KTamb, Kabupaten Mempawah, pada Rabu (10/6/2026). Kegiatan tersebut mengusung tema “Ngopi Santai Berpantun Ria, Menjaga Identitas Melayu di Tengah Perubahan Zaman di Bumi Galaherang.”
Kegiatan ini bertujuan untuk melestarikan budaya pantun sebagai salah satu warisan budaya Melayu, sekaligus menjadi wadah silaturahmi dan ruang kreativitas bagi masyarakat, khususnya generasi muda, agar tetap mencintai serta menjaga identitas budaya Melayu di tengah derasnya perkembangan zaman.
Dalam suasana santai sambil menikmati secangkir kopi, para peserta saling berbalas pantun dan berdiskusi mengenai pentingnya menjaga nilai-nilai budaya lokal. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk mempererat tali persaudaraan dan kebersamaan antara anggota masyarakat.
Ketua Komunitas Kopi Pantun Mempawah, Zulkarnain atau yang akrab disapa Cik Zul, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya untuk menjaga eksistensi budaya Melayu agar tetap hidup dan dikenal oleh generasi muda.
”Pantun merupakan bagian dari identitas masyarakat Melayu yang harus terus dijaga dan dilestarikan. Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan suasana yang santai dan menyenangkan, sehingga masyarakat, khususnya generasi muda, dapat semakin mencintai budaya berpantun sebagai warisan yang menjadi kebanggaan bersama,” ujar Cik Zul.
Ia berharap kegiatan “Berpantun Ria” dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan dan menjadi ruang bagi masyarakat untuk mempererat silaturahmi serta menumbuhkan kecintaan terhadap budaya lokal di tengah perkembangan zaman yang semakin pesat.
Sebagai penutup, panitia membagikan doorprize kepada para peserta yang hadir sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan semangat dalam memeriahkan kegiatan. Pembagian doorprize tersebut semakin menambah kehangatan dan kemeriahan acara “Berpantun Ria” yang berlangsung penuh keakraban dan kebersamaan.
HR











